Sempat
bercerita dengan teman yang pernah ke Papua, yang sudah menikmati
indah nya Jayawijaya, tertinggi di Indonesia lengkap dengan salju yang
katanya sudah jauh berkurang. Teman ini, profesinya sebagai satuan
khusus kepolisian, kebetulan penempatan disana, naikpun dalam rangka
penugasan .. bukan "hiking" pada umumnya. Demi tugas, kudaki gunung .. .
salut, pake banget .. . : wong kita ga ditugasin aja ngedaki kok .. :p
Tapi bukan pendakian real sekarang yang akan dibahas, ini mirip di saljunya .. kisah ini ada didunia perfilman, EVEREST. Salah satu film yang memang menjadi incaran saya saat release.
Film ini bercerita tentang Everest yang baru pernah didaki sampai ke
puncak pada tahun 50an, lalu pada tahun 70an mulai ada konsultan
perndakian yang akan memandu orang-orang yang ingin menuju puncak
Everest ini dengan "selamat". Ada yang sudah sewa konsultan, namun
Jadi
di film ini, diceritakan karena mulai ramainya para pendaki yang bisa
naik dengan selamat, akhirnya berbagai konsultanpun bermunculan, hingga
pada satu titik sangat ramai yang akan melakukan pendakian, berbagai
problemapun muncul. Saat ego sudah menguasai, logika luntur ... ini yang
harus dihindari saat melakukan pendakian. Ada yang sehatnya
"disehatkan", ini bisa jadi masalah .. bilang tidak apa-apa padahal
sebenarnya sakit.. . ada yang tau cuaca tidak memungkinkan tapi tetap
memaksakan jalan ... Naif jika kita tidak mengakui, saya pribadipun
masih ada seperti itu .. tapi setelah nonton film ini semoga saya dan
banyak pendaki lainnya bisa lebih menahan ego ya .. Amin ..
Oiaa ..
Ada satu pertanyaan yang dalam film ini yang sebenarnya sering juga ditanyakan kepada saya dan teman-teman, "Apa yang membuat kamu mau mendaki gunung" ??
Pertanyaan klise? atau jawabannya yang klise ??
Masing-masing pendaki ini punya jawaban sendiri, silahkan persiapkan jawaban anda sebelum nonton film ini ya ... :)
Ada satu pertanyaan yang dalam film ini yang sebenarnya sering juga ditanyakan kepada saya dan teman-teman, "Apa yang membuat kamu mau mendaki gunung" ??
Pertanyaan klise? atau jawabannya yang klise ??
Masing-masing pendaki ini punya jawaban sendiri, silahkan persiapkan jawaban anda sebelum nonton film ini ya ... :)
Guys: Gustaf, Ushal, hafizh, Yulia, Ushal, Riyandhani, Ibn, Sri Handika, and Ekhalina ... jangan lupa nonton ! :D
View on Path
No comments:
Post a Comment