Hari
ini, pulang kantor sedikit lebih awal dari biasanya, bukan karena ingin
bersantai ria ataupun berkumpul saja. Sore ini saya mendapatkan kabar,
ada temannya teman yang orang tuanya sakit dan butuh 12 kantong darah,
akan dioperasi malam ini. dan sampai saya dapat kabar, baru ada 4
kantong darah. Hal ini mengingatkan saya akan salah satu teman kuliah
dahulu yang sempat tak tertolong karena kekurangan darah saat dirawat
dirumah sakit, saya tak bisa membantu saat itu. hal ini salah satu yang
membuat saya selalu selalu sangat ingin menjadi pendonor pertama dalam
segala kondisi.
Jadi, saya bergegas dari kantor didaerah Thamrin menuju RS. Fatmawati tempat dirawatnya si ibu ini, namun terkendala
Sesampainya disana, sudah pukul 8 yang mana sudah merupakan jam tutup untuk transfusi darah, namun dikarenakan ini untuk emergency kami masih dipersilahkan masuk untuk mendonor.
Proses
donor baru selesai sekitar pukul 9 malam, mtetiba saya ingat cemoohan
seseorang yang sering menganggap pendonor darah rela menukar darah demi
sekantong makanan, sungguh pikiran yg picik ... masih banyak sebagian
dari "kalian" manusia yg merendahkan niat para pendonor, semoga bisa
cepat sadar manusianya dan bisa beribah jadi lebih baik lagi.
Amin ..
Amin ..
Lanjut
... kamipun segera bergegas balik setelah donor dan bercengkerama
singkat, kami buru-buru karena juga dibutuhkan hampir 2 jam untuk balik
apalagi belum tau nomor kendaraan yang akan dinaiki. Sempat salah naik
kopaja 19 yang katanya mengarah ke Tenabang, taunya setelah kami naik
beberapa waktu ditanya mau kemana, mendengar jawaban Tenabang kami
kembali disuruh turun -,,-
Akhirnya kami memutuskan untuk naik busway, mumpung sudah sepi, perjalanan balikpun dilanjutkan. Semoga darah tadi bisa bermanfaat untuk si Ibu yang sakit ya ...
Welcome 23.00 yang menyapa dikosan, ,, Hoamzz
View on Path
Akhirnya kami memutuskan untuk naik busway, mumpung sudah sepi, perjalanan balikpun dilanjutkan. Semoga darah tadi bisa bermanfaat untuk si Ibu yang sakit ya ...
Welcome 23.00 yang menyapa dikosan, ,, Hoamzz
No comments:
Post a Comment